Tiga Tahun Lalu

Tanggal ini tiga tahun lalu, pertama kali saya mengenal kamu. Satu bulan sebelum pernikahan yang seyogyanya akan dilaksanakan, tetapi saya memutuskan untuk tidak melanjutkannya tepat sebulan sebelum kenal kamu. Perasaan saya datar, karena sedang dalam taraf berdamai dengan keadaan, dengan kekecewaan, dan mencoba menelaah serta menyusun ulang tentang konsep sebuah hubungan.

Tanggal ini tiga tahun lalu, saya pertama mengenal kamu ditengah sibuknya ritme perkuliahan, diantara padatnya timbunan tugas, dan disaat tema tesis tidak kunjung tuntas yang sempat menimbulkan ragu apakah kuliah layak dilanjutkan ataukah menyerah di tengah jalan. Sungguh saat tidak tepat untuk memulai sebuah perkenalan.

Tanggal ini tiga tahun lalu saya mengenal kamu. Sebuah perkenalan yang biasa, jauh dari kesan istimewa. Tidak disangka, jalan hidup manusia siapa yang bisa menduga. Dari sebuah perkenalan yang biasa meskipun caranya tak terduga, membawa saya dan kamu menjadi kita dalam sebuah pernikahan, 8 bulan setelahnya.

Tanggal ini tiga tahun lalu saya mengenal kamu. Mahar pernikahan yang diambil dari tanggal perkenalan kita, menjadikan tanggal ini akhirnya menjadi istimewa. Saya sering berkelakar, jika waktu itu saya sedang tidak bosan dalam ruang perkuliahan disaat mengulang mata kuliah tiga tahun lalu, mungkin kita tidak akan pernah saling tahu. Tapi Tuhan selalu mempunyai cara yang misterius untuk mempertemukan saya dan kamu.

Tepat sekarang tiga tahun lalu, bukan tanggal pernikahan tapi tanggal kita saling tahu. Awal dari segala keseruan dalam hubungan kita. Ada banyak doa yang terucap. Namun yang terpenting semoga kita selalu diberikan kesehatan yang baik, umur yang barakah untuk bersama saling memberikan dukungan melintasi segala petualangan. Semoga kita juga selalu berpanjang syukur atas semua anugerah dan berkah yang kita terima sampai detik ini dan nanti. Semoga kita selalu ingat bahwa masing-masing dari kita adalah titipan sehingga kita bisa menghargai setiap waktu dan kisah yang tercipta.

Terima kasih untuk kamu yang sudah menemukan saya pada tanggal ini, tiga tahun lalu.

“People fall in love in mysterious ways. Maybe we found love right where we are”

-Ed Sheeran-

Dua pasang sepatu ini yang menjadi saksi bisu perjuangan lintas benua dan dari sini semua cerita bermula.
Dua pasang sepatu ini yang menjadi saksi bisu perjuangan lintas benua dan dari sini semua cerita bermula.

-Den Haag, 30 Nopember 2016-

50 thoughts on “Tiga Tahun Lalu

    1. Ahhh terima kasih 🙂 pas lagi keluar jiwa puitisnya haha. Terima kasiiihhh untuk doanya yaaa 🙂

  1. aaak, meleleh inimah..

    baarakallahu fiikum mba den dan mas ewald.
    semoga jadi pasangan duani akhirat yaa

    eiya, titin suka banget sama foto sepatu itu mba 😀

    1. Iya bener Inly, semua sudah ada yang mengatur. Mau diujung dunia kalau sudah jalannya ketemu, akan ketemu juga 🙂 amiinn thanks Inly untuk doanya. Doa yg terbaik juga ya untukmu dan partner

  2. So special day, sampai terus keingetan gitu ya hihiii.. Aku ga inget kapan dulu mulai sukaan ama suamiku ini, soalnya dulu kenal pertama bawaannya tengkar mulu. gak nyangka malah jadi jodohnya :))

    1. Iya, karena memang perkenalannya yang tidak biasa, jadi pasti tidak akan lupa. Ditambah mahar pernikahan diambil dari tanggal ini 🙂

  3. jodoh emang misterius yaa…kalo diinget2 gini suka ketawa-ketawa sendiri. Jadi ini anniversary gak sih? Pokoknya selamat aja dehh…semoga selalu berbahagia bersama 🙂

    1. Iya, yang sudah hampir nikah sama tetangga komplek malah ga jadi *upss curcol haha. Eh malah kawin yang sama beda benua. Memang misteri. Lucu Dit lek dieleng2 haha. Amiinn suwun Dita, dirimu juga dengan suami.

    1. Iya Mbak Monda, karena perkenalan yang tidak biasa, jadi bikin senyum2 kalau mengingatnya. Terima kasih Mbak 🙂

    1. Hahaha Duh aku malu sama Pat :))) Kalau nulis semacam ini lancar, kalau nulis bahasa Belanda itu yang tersendat2 :))) Amiinnn terima kasih Patricia 🙂

    1. Terima kasihhh Dita 🙂 ulang tahun perkenalan tepatnya, karena kami ga pernah jadian langsung lamaran haha. Thank you for your warm words 🙂

  4. aaaah jodoh pasti bertemu ya mbaa 😀
    selamat mengulang dan mengenang persilangan langkah 3 taun yang lalu ya mbaaa, kakak kelas & kakak tingkatnyasuami 😀 . semoga rukun, bahagia, penuh berkah dunia akhirat. semoga ada waktu, ada umur bisa ketemuaaan kitaaaaaa 😀

    1. Jodoh pasti bertemu dan misterius San haha. Kalau diingat2 benar2 susah dipercaya rasanya. Cepat dan tepat sasaran :)))
      Terima kasihhhh, istrinya adik kelasku haha. Mengamini doa2mu, dan semoga kembali juga kepada kalian. Insya Allah kalau diberikan umur barakah dan kesempatan pulang ke Indonesia, diagendakan bertemu kita 🙂

    1. Terima kasih Tasha, bahagia juga untuk kalian sekeluarga 🙂 *tosss! aku juga gampag tersentuh baca tulisan2 yang mellow gitu. Maklum, perasaannya halus kayak saringan tahu :))))

    1. Silahkan menginterpretasikan sendiri tulisan ini, yang sebenarnya tidak menyebutkan tempat kami ketemuan 🙂
      Terima kasih Shiq4!

      1. Kan ada petunjuknya. Tesis itu untuk S-2 kan? Karena ada keluhan dalam menjalani kuliah, saya nebak S-2 nya di belanda. Begitulah analisa saya he he he…..

Thank you for your comment(s)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.