Enam Tahun Perkawinan

Minggu lalu, perkawinan kami genap berusia 6 tahun. Sebenarnya kami kenal satu sama lain 6.5 tahun. Tinggal satu atap 5.5 tahun. Enam tahun menikah, pasti ada saja ya naik turunnya. Menikah kan bukan hanya sebatas yang indah-indah saja, yang pahit-pahit juga harus dihadapi dan diselesaikan bersama.

Saya memang orangnya realistis, tidak mau hidup dalam dunia dongeng. Kalau ada yang bertanya pada saya, bagaimana kehidupan setelah menikah. Saya selalu bilang kalau kehidupan pernikahan itu bukan menyelesaikan sebuah permasalahan tapi membuat permasalahan baru dilipatgandakan. Ya karena setelah menikah semuanya dihadapi berdua. Ada masalah ya seringnya datang dari kedua belah pihak, maka dari itu masalahnya jadi ganda. Bedanya, setelah nikah ada yang diajak diskusi. Jadi menyelesaikan masalah juga berdua. Karena itu, buat mereka-mereka yang kebelet menikah diusia muda, lebih baik pikirkan berulang kali. Nikmati masa muda sepuasnya dulu, kejar yang perlu dikejar, raih setingginya yang perlu diraih. Nanti setelah menikah, orientasinya berbeda. Tentu saja masih bisa mengejar dan meraih, dengan diskusi berdua.

Biasanya saat ulangtahun pernikahan, kami lewati dengan jalan-jalan. Kali ini situasinya berbeda, Pandemi. Kami melewati hari di acara ulangtahun Anis. Tanggal ulangtahun dia dan ulangtahun pernikahan kami, persis sama. Jadi ketika kami memutuskan tidak jadi ke negara tetangga, kami mengiyakan undangan ulangtahun Anis. Seperti biasa, saya membuat tumpeng lalu membagikan nasi kuning ke para tetangga dan saudara. Spesialnya, saya membuat sendiri kue ulangtahun pernikahan kami. Tidak yang ruwet, sederhana tapi kekinian haha penting. Saya membuat Jelita Cake. Gampang sih bikin ini *huahaha sumboongg padahal sebelum bikin, deg-degan takut bantat, nanya terus sama Mita di twitter. Saya membuat dua, satu untuk kami makan sendiri dan bagi-bagi. Satu untuk dibawa ke ulangtahun Anis. Rasanya enak dan tidak bantat.

Alhamdulillah, ulangtahun pernikahan yang sangat bermakna. Kami lewati bersama para teman dan keluarganya. Pandemi ini sungguhlah luar biasa efeknya. Melewati hari jadi pernikahan bersama mereka, membuat hati menghangat. Untuk Anis, selalu bahagia, berkah melimpah, sehat dipertambahan umur periode yang baru.

Jelita Cake
Jelita Cake
Tumpengan
Jelita Cake untuk ulangtahun Anis
Jelita Cake untuk ulangtahun Anis
Jelita Cake

Sehari sebelum hari ulang tahun pernikahan, saya bertanya pada suami : Bagaimana rasanya 6 tahun menikah denganku, apakah terlalu berat? *sadar diri, kerasnya melebihi batu. Tapi sekarang kadar kerasnya sudah jauh berkurang.

Dijawab suami : Pasti naik turun ya, tapi aku merasakan banyak bahagianya dibandingkan yang pahit-pahitnya. Sampai kadang lupa bagian pahitnya, saking bahagianya *lalu hidungku mekrok2 karena dipuji.

Hidup dengan orang yang tepat, waktu berlalu sangat cepat. Mendadak kok sudah 6 tahun saja. Merasa kok sudah 5.5 tahun di Belanda. Ngapain saja aku selama ini *amnesia. Segala hal selalu kami perjuangkan bersama. Segala bahagia dan tertawa selalu kami rasakan berdua. Kata orang, 5 tahun pernikahan di awal sangatlah berat. Ujian akan datang pada rentang waktu tersebut. 5 tahun pertama kami lewati dengan mulus. Justru ujian datang beberapa bulan setelah 5 tahun. Saat saya keguguran mendekati akhir tahun lalu. Bersyukur, kami bisa melewatinya dengan baik. Peristiwa tersebut semakin menguatkan hubungan kami.

Enam tahun penuh dengan cerita, suka duka tawa bahagia. Saling menopang dan menguatkan, saling bahagia dan membahagiakan. Saling cinta dan mencintai. Enam tahun dengan dua malaikat yang sudah berpulang mendahului, namun selalu ada dalam hati, ingatan, dan doa kami. Enam tahun bersama buah hati yang terkadang membuat awut-awutan hari namun lebih banyak memberikan keceriaan dengan segala tingkah laku mereka. Kami terberkati dengan kebahagiaan ini, syukur yang tak pernah putus mengalir setiap hari. Semoga kami berjodoh panjang, sehat, berkah, dan bahagia.

-12 Agustus 2020-

15 thoughts on “Enam Tahun Perkawinan

  1. Happy Anniversary Bu
    Semoga kehidupan rumah tangganya selalu diberkati

    Abigail Tessa ( pindah blog )

    1. Amiinnn. Terima kasih banyak ya Non. Sudah jarang ngeblog lagi sekarang Non, jarang lihat postingannya.

  2. Selamat ulang tahun pernikahan Deny dan Ewald. Sehat selalu dan yang terbaik buat kalian berdua sepanjang masa 🙂

    Salam kenal ya. Saya tak sengaja nyasar menemukan blog kalian. Saya suka cerita-cerita di blog ini.

    Oh ya, ini sedikit tak berhubungan dengan sukacita kalian saat ini. Saya lihat url domain blog ini masih http, sebaiknya disesuaikan menjadi https agar lebih aman. Maaf, kalau komentar saya ini aneh ya 🙂

    Sekali lagi, selamat ulang tahun pernikahan Deny dan Ewald.

    Ojo ngamukan, ojo mangkelan, ngguyu terus, sehat terus 🙂

    1. Amiinnn. terima kasih yaaa doanya. hahaha, bagian ojok ngamukan iki memang proses belajar seumur hidup.

Thank you for your comment(s)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.