{"id":4216,"date":"2018-02-26T22:06:07","date_gmt":"2018-02-26T21:06:07","guid":{"rendered":"http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/2018\/02\/26\/bercerita-tentang-makanan\/"},"modified":"2018-02-26T22:18:33","modified_gmt":"2018-02-26T21:18:33","slug":"bercerita-tentang-makanan","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/2018\/02\/bercerita-tentang-makanan\/","title":{"rendered":"Bercerita Tentang Makanan"},"content":{"rendered":"<p>Beberapa waktu lalu, seorang teman menyampaikan \u201cprotes\u201d pada saya. Dia membaca tulisan saya sebelumnya dan rasanya tidak percaya kalau saya akan menulis hal yang receh seperti itu. Seperti bukan tulisan saya yang biasanya. Dan kalau membaca beberapa komentar, mereka pun bertanya, tumben saya menulis hal seperti itu. Tenang saja, tulisan itu akan menjadi permulaan dari tulisan-tulisan receh lainnya yang akan mengisi blog kami tahun ini &#x1f605;saya pastikan, tahun ini akan lebih banyak tulisan-tulisan santai di blog kami. Energi dan waktu yang biasanya saya gunakan untuk riset sana sini sebagai bahan tulisan di blog, kali ini saya pergunakan untuk hal yang lebih bermanfaat lainnya di dunia nyata. Jadi, selamat membaca tulisan saya yang santai-santai saja &#x1f601;&nbsp;<\/p>\n<p>Kali ini saya akan menuliskan beberapa hal yang berkaitan dengan makanan. Ya apalagi, makanan selalu membuat saya gembira, apalagi dingin begini.<\/p>\n<p><b>1. Bawang Goreng Inly<\/b><\/p>\n<p>Beberapa waktu lalu, kami mengadakan syukuran. Tidak terlalu yang besar-besaran, hanya mengundang keluarga dan teman-teman dekat. Karena rumah kami tidak terlalu besar, dari undangan yang disebar, acara dipisah pada 3 waktu yang berbeda. Jadi kloter pertama, untuk keluarga. Kloter kedua dan ketiga untuk teman-teman kami. Makanannya tentu saja masakan Indonesia. Karena waktu itu Ibu masih di sini, jadi kebanyakan Ibu yang masak. Saya kebagian yang ringan-ringan saja. Dan juga ada beberapa teman yang datang sambil bawa makanan. Mereka memang menanyakan sebelumnya apakah ada yang bisa dibantu berkaitan dengan makanan. Saya dengan tanpa sungkan langsung menyebutkan makanan yang bisa dibawa seperti kue-kue, campur Bali, jeroan (babat dan paru) goreng. Selebihnya menunya saya dan Ibu yang masak. Menunya adalah : mie goreng kuning, rendang, urap sayur, ayam panggang bumbu saus, sambel bajak, nasi kuning.<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/img_9398.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/img_9398.jpg\" alt=\"\" width=\"3264\" height=\"2448\" class=\"alignnone size-full wp-image-4209\" srcset=\"http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/img_9398.jpg 3264w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/img_9398-650x488.jpg 650w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/img_9398-768x576.jpg 768w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/img_9398-1024x768.jpg 1024w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/img_9398-800x600.jpg 800w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/img_9398-300x225.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 3264px) 100vw, 3264px\" \/><\/a><br \/>\nDari semua menu di atas, salah satu yang menarik perhatian dan jadi pertanyaan terutama dari teman-teman saya adalah bawang goreng yang ada di dalam toples plastik. Mereka tanya apakah saya menggoreng sendiri bawangnya. Saya jawab : tentu sajaaaa&#8230;.. tidak! &#x1f605; saya suka sekali dengan bawang goreng. Kalau lagi rajin, saya selalu menggoreng sendiri. Tapi masalahnya rajin saja tidak cukup. Musti punya waktu yang cukup juga. Jadi, bawang goreng yang jadi primadona ini darimana? Saya beli di Inly. Tahu kalau keluarga Inly bisnisnya adalah berjualan bawang goreng dari salah satu tulisan Mariska. Sejak saat itu saya niat, kalau ada keluarga yang akan ke Belanda, saya akan nitip bawakan bawang goreng itu.<\/p>\n<p>Pucuk dicinta, Ibu datang ke Belanda. Langsung saya hubungi Inly lewat twitter bertanya bagaimana cara pemesanannya dan bertanya bertahan berapa lama. Asli, ini bukan endorse-an. Sebagai penyuka bawang goreng renyah dan ga gampang melempeng, bawang goreng keluarga Inly ini josss banget. Tidak pakai tepung juga. Jadi asli bawang tanpa campuran. Saya beli 1kg yang dipisah menjadi 4 toples. Masih ada sisa 2 toples, saya sayang-sayang banget. Yang penasaran dan berminat, silahkan hubungi <b><a href=\"https:\/\/inlycampbell.wordpress.com\">Inly<\/a><\/b> ya. Ini testimoni dari konsumen yang puas.&nbsp;<\/p>\n<p><div id=\"attachment_4210\" style=\"width: 490px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/img_9567.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-4210\" width=\"480\" height=\"480\" alt=\"Penampakan bawang goreng Inly jadi taburan. Ini foto teman saya\" src=\"http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/img_9567.jpg\" title=\"Penampakan bawang goreng Inly jadi taburan. Ini foto teman saya\" class=\"size-large wp-image-4210\" srcset=\"http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/img_9567.jpg 1600w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/img_9567-200x200.jpg 200w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/img_9567-650x650.jpg 650w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/img_9567-768x768.jpg 768w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/img_9567-1024x1024.jpg 1024w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/img_9567-800x800.jpg 800w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/img_9567-300x300.jpg 300w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/img_9567-50x50.jpg 50w\" sizes=\"(max-width: 480px) 100vw, 480px\" \/><\/a><p id=\"caption-attachment-4210\" class=\"wp-caption-text\">Penampakan bawang goreng Inly jadi taburan. Ini foto teman saya<\/p><\/div><b><b><br \/>\n<\/b><\/p>\n<p><\/b><b><\/b><b>2. Sayur Daun Kelor aka Gengan Maronggi<\/b><\/p>\n<p>Pada postingan <b><a href=\"http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/2016\/06\/12\/nostalgia-bersama-10-makanan-khas-rumah\/\">tentang masakan rumah<\/a><\/b>, saya menyebutkan kalau salah satu masakan yang saya kangeni dari rumah adalah gengan maringgi atau sayur kelor. Sayangnya, selama di Belanda, saya belum pernah menemukan yang namanya daun kelor. Kalau buah kelor aka kelentang, saya selalu beli di pasar.&nbsp;<\/p>\n<p>Nah sewaktu awal Ibu di sini, kami ke toko Asia, mau beli tempe. Tiba-tiba Ibu bilang, \u201cLho Den, katanya ga ada maronggi, lha ini ada\u201d lalu saya ambil bungkusan itu. Owalaahh ternyata daun kecil-kecil yang hampir selalu ada di rak itu maronggi aka daun kelor tho. Saya ga ngeh sama sekali. Lagian selama di Indonesia, saya jarang memperhatikan daun kelor itu bentuknya seperti apa. Yang saya perhatikan dengan seksama kalau sudah dikirimi sayur kelor oleh tetangga dalam keadaan siap santap haha.<\/p>\n<p>Waahh, saya tentu saja senang sekali ternyata kelor dijual di toko Asia. Sejak saat itu, kerinduan saya untuk makan sayur kelor terobati. Harganya pun tidak semahal buah kelornya. Sudah beberapa kali saya membuat sayur kelor dimasak pake kunci. Segernya luar biasa. Ini salah satu penampakan sayur kelor bersama lauk pauk lainnya. Teman saya yang sedang mampir ke rumah sampai nambah 3 kali hahaha.&nbsp;<\/p>\n<div id=\"attachment_4211\" style=\"width: 650px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/img_9873.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-4211\" width=\"640\" height=\"480\" alt=\"Sayur kelornya yang di dalam panci\" src=\"http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/img_9873.jpg\" title=\"Sayur kelornya yang di dalam panci\" class=\"size-large wp-image-4211\" srcset=\"http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/img_9873.jpg 3264w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/img_9873-650x488.jpg 650w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/img_9873-768x576.jpg 768w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/img_9873-1024x768.jpg 1024w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/img_9873-800x600.jpg 800w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/img_9873-300x225.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/a><p id=\"caption-attachment-4211\" class=\"wp-caption-text\">Sayur kelornya yang di dalam panci<\/p><\/div>\n<p>Pernah dengar mitos atau cerita seputar kelor ga? Kan katanya bisa merontokkan susuk haha. Kalau buat orang Jawa katanya kelor buat memandikan mayat ya.<\/p>\n<p><b>3. Pecelan Komplit<\/b><\/p>\n<p>Sabtu minggu lalu ada acara kumpul-kumpul di salah satu rumah teman di Rotterdam. Masing-masing orang yang datang bawa makanan. Tuan rumah masak ayam saus dan bakso lengkap dengan balungan dan gajih-gajihnya. Ada yang bawa siomay dan cendol. Ada yang bawa onde-onde dan kue.&nbsp;<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/img_9990.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/img_9990.jpg\" alt=\"\" width=\"3264\" height=\"2448\" class=\"alignnone size-full wp-image-4212\" srcset=\"http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/img_9990.jpg 3264w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/img_9990-650x488.jpg 650w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/img_9990-768x576.jpg 768w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/img_9990-1024x768.jpg 1024w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/img_9990-800x600.jpg 800w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/img_9990-300x225.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 3264px) 100vw, 3264px\" \/><\/a><br \/>\n<a href=\"http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/img_9997.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/img_9997.jpg\" alt=\"\" width=\"2234\" height=\"2448\" class=\"alignnone size-full wp-image-4213\" srcset=\"http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/img_9997.jpg 2234w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/img_9997-593x650.jpg 593w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/img_9997-768x842.jpg 768w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/img_9997-934x1024.jpg 934w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/img_9997-274x300.jpg 274w\" sizes=\"(max-width: 2234px) 100vw, 2234px\" \/><\/a><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/img_9992.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/img_9992.jpg\" alt=\"\" width=\"3264\" height=\"2448\" class=\"alignnone size-full wp-image-4214\" srcset=\"http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/img_9992.jpg 3264w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/img_9992-650x488.jpg 650w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/img_9992-768x576.jpg 768w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/img_9992-1024x768.jpg 1024w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/img_9992-800x600.jpg 800w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/img_9992-300x225.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 3264px) 100vw, 3264px\" \/><\/a><\/p>\n<p>Saya sejak awal menawarkan akan membawa pecelan lengkap dengan sambel tumpang dan mendol. Sambel tumpang dan mendolnya saya buat asli dari tempe yang sudah kadaluarsa satu bulan. Jadi rasanya ciamik soro. Nah, bumbu pecelnya, Ibu yang membuat sebelum berangkat ke Belanda. Jadi Ibu membawa 2kg sambel pecel. Enak banget sambel pecel buatan Ibu. Sambel pecel Nganjuk gitu. Terasa bumbunya. Testimoni dari yang pernah merasakan seperti itu. Malah ada yang pesan untuk dibawakan. Makanya saya irit-irit sekali makan sambel pecel. Harus cukup sebelum nanti kami liburan ke Indonesia. Selain itu, sayuran di pecel yang saya bawa ada kenikirnya. Ini juga dibawa Ibu dari desa. Jadi kenikirnya dikeringkan. Harta berharga sekali kenikir ini, makan juga saya irit supaya tidak cepat habis. Maklum, di Belanda saya belum pernah menjumpai kenikir.<\/p>\n<div id=\"attachment_4215\" style=\"width: 650px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/img_9998.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-4215\" width=\"640\" height=\"480\" alt=\"Pecelan Komplit\" src=\"http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/img_9998.jpg\" title=\"Pecelan Komplit\" class=\"size-large wp-image-4215\" srcset=\"http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/img_9998.jpg 3264w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/img_9998-650x488.jpg 650w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/img_9998-768x576.jpg 768w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/img_9998-1024x768.jpg 1024w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/img_9998-800x600.jpg 800w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/img_9998-300x225.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/a><p id=\"caption-attachment-4215\" class=\"wp-caption-text\">Pecelan Komplit<\/p><\/div>\n<p>Suami saya doyan sekali dengan mendol dan pecel. Walaupun dia tahu mendol dibuat dari tempe kadaluarsa, tetap saja dimakan dengan hati gembira.<\/p>\n<p>Nah, itu cerita singkat saya tentang beberapa hal yang benang merahnya adalah makanan. Suhu di Belanda minggu ini semakin drop. Di tempat tinggal kami kalau pagi sampai minus 8. Besok malah sampai minus 10. Bahkan di beberapa kota, salju datang lagi. Dalam minggu ini salju nampaknya akan rata datang lagi. Matahari sih sebenarnya bersinar cerah sekali, cuma dingin dan anginnya yang tidak kuat. Kami yang biasanya hampir tiap hari jalan kaki cari udara segar kalau siang atau sore, seminggu ini rencananya di rumah saja. Saya sudah kangen sekali hangat matahari. Supaya kalau mau beli tempe ke toko yang jalan kaki cuma 5 menit tidak harus ribet dengan pakaian yang membutuhkan waktu lebih dari 15 menit.&nbsp;<\/p>\n<p>Jadi, ada rencana makan siang apa kalian? Sewaktu saya jadi mbak kantoran di Indonesia, pertanyaan mau makan siang apa sudah didiskusikan satu ruangan semenjak jam 8 pagi &#x1f605;Besok siang saya ada rencana masak jamur goreng pedas, sambel tempe kemangi dan oseng kangkung. Ya mudah-mudahan rencana bisa terlaksana supaya tidak berhenti jadi wacana.<br \/>\n-Nootdorp, 26 Februari 2018-<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Beberapa waktu lalu, seorang teman menyampaikan \u201cprotes\u201d pada saya. Dia membaca tulisan saya sebelumnya dan rasanya tidak percaya kalau saya akan menulis hal yang receh seperti itu. Seperti bukan tulisan saya yang biasanya. Dan kalau membaca beberapa komentar, mereka pun&#8230; <a class=\"read-more-button\" href=\"http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/2018\/02\/bercerita-tentang-makanan\/\">(READ MORE)<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4211,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[],"class_list":["post-4216","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-story"],"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4216"}],"collection":[{"href":"http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4216"}],"version-history":[{"count":3,"href":"http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4216\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4219,"href":"http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4216\/revisions\/4219"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4211"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4216"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4216"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4216"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}