{"id":5354,"date":"2019-11-01T14:26:41","date_gmt":"2019-11-01T13:26:41","guid":{"rendered":"http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/?p=5354"},"modified":"2019-11-01T14:26:41","modified_gmt":"2019-11-01T13:26:41","slug":"verona-dan-siena","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/2019\/11\/verona-dan-siena\/","title":{"rendered":"Verona dan Siena"},"content":{"rendered":"<p>Salah satu yang membuat saya bermimpi untuk bisa ke Italia dikarenakan film Letters To Juliet. Entah sudah berapa belas kali sampai sekarang saya menonton film tersebut, masih belum ada bosannya. Filmnya sih biasa saja ya, cerita cinta biasa dan gampang ditebaklah jalan ceritanya. Tapi ada yang membuat saya terpikat yaitu alam Italia (khususnya wilayah Tuscany) dan aksen British pemain filmnya. Saya memang gampang terpikat kalau mendengar ada pria yang berbicara menggunakan aksen British haha padahal belum tentu juga saya paham yang diomongkan karena terdengar tidak jelas di telinga.<\/p>\n<p>Letters To Juliet seperti memberikan sebuah ambisi pada saya untuk bisa ke beberapa kota yang ada di film tersebut. Ketika ada kesempatan ke Italia pada tahun 2016, tidak saya sia-siakan memasukkan Siena (serta beberapa kota di Tuscany) dan Verona ke dalam kota yang wajib dikunjungi. Karena film ini juga, saya sampai punya niatan, kalau punya anak perempuan ingin diberi nama Siena atau Sophie (nama karakter perempuan di film ini). Segitunya ya haha.<\/p>\n<p>Inilah cerita singkat yang akan saya tuliskan kali ini. Mengunjungi dua kota di Italia yang berawal dari film Letters To Juliet.<\/p>\n<h2><strong>VERONA<\/strong><\/h2>\n<p>Verona adalah dua kota yang terakhir kami kunjungi saat <em>road trip <\/em>selama di Italia,\u00a0setelah dari Venezia. Letak kota ini tidak jauh dari Venezia. Kami hanya menginap satu malam di Verona, itu sudah cukup untuk mengelilingi pusat kotanya. Senangnya lagi, di Verona ada Amphitheatre dan lumayan besar. Saya selalu menuliskan bahwa kami berdua memang punya ketertarikan mengunjungi kota-kota yang mempunyai catatan sejarah berhubungan dengan amphitheatre.<\/p>\n<div id=\"attachment_5355\" style=\"width: 4250px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-5355\" class=\"alignnone size-full wp-image-5355\" src=\"http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/DSC05102.jpg\" alt=\"Verona\" width=\"4240\" height=\"2832\" srcset=\"http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/DSC05102.jpg 4240w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/DSC05102-650x434.jpg 650w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/DSC05102-768x513.jpg 768w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/DSC05102-1024x684.jpg 1024w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/DSC05102-300x200.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 4240px) 100vw, 4240px\" \/><p id=\"caption-attachment-5355\" class=\"wp-caption-text\">Verona<\/p><\/div>\n<div id=\"attachment_5356\" style=\"width: 4250px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-5356\" class=\"alignnone size-full wp-image-5356\" src=\"http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/DSC05240.jpg\" alt=\"Verona Arena Amphitheatre\" width=\"4240\" height=\"2832\" srcset=\"http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/DSC05240.jpg 4240w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/DSC05240-650x434.jpg 650w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/DSC05240-768x513.jpg 768w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/DSC05240-1024x684.jpg 1024w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/DSC05240-300x200.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 4240px) 100vw, 4240px\" \/><p id=\"caption-attachment-5356\" class=\"wp-caption-text\">Verona Arena Amphitheatre<\/p><\/div>\n<div id=\"attachment_5357\" style=\"width: 4250px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-5357\" class=\"alignnone size-full wp-image-5357\" src=\"http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/DSC05132.jpg\" alt=\"Verona Arena Amphitheatre\" width=\"4240\" height=\"2832\" srcset=\"http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/DSC05132.jpg 4240w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/DSC05132-650x434.jpg 650w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/DSC05132-768x513.jpg 768w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/DSC05132-1024x684.jpg 1024w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/DSC05132-300x200.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 4240px) 100vw, 4240px\" \/><p id=\"caption-attachment-5357\" class=\"wp-caption-text\">Verona Arena Amphitheatre<\/p><\/div>\n<p>Verona adalah kota yang dikenal secara Internasional sebagai tempat dalam karya Shakespeare, Romeo and Juliet. Wisatawan yang datang ke Verona salah satunya bertujuan untuk melihat di mana tempat tinggal Juliet. Adalah sebuah bangunan yang tidak jauh dari Piazza delle Erbe, yang akhirnya dijadikan tempat sebagai rumah dari Juliet. Tidak peduli bahwa ceritanya fiksi, wisatawan tetap berbondong-bondong ke tempat ini untuk melihat rumah tersebut. Nama rumah tersebut adalah\u00a0Casa di Giulietta. Pada tahun 1930, ditambahkan balkon yang menghadap ke halaman, lalu beberapa dekade kemudian ditambahkan patung perunggu dan di dalam rumah dijadikan semacam museum yang mengisahkan perjalanan hidup Juliet. Untuk sampai ke balkon, wisatawan \u00a0harus membeli tiket.<\/p>\n<div id=\"attachment_5358\" style=\"width: 4250px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-5358\" class=\"alignnone size-full wp-image-5358\" src=\"http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/DSC05166.jpg\" alt=\"Verona\" width=\"4240\" height=\"2832\" srcset=\"http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/DSC05166.jpg 4240w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/DSC05166-650x434.jpg 650w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/DSC05166-768x513.jpg 768w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/DSC05166-1024x684.jpg 1024w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/DSC05166-300x200.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 4240px) 100vw, 4240px\" \/><p id=\"caption-attachment-5358\" class=\"wp-caption-text\">Verona<\/p><\/div>\n<p>Niatan awal mengunjungi Verona karena ingin napak tilas segala yang ada di film kan, jadinya wajib mengunjungi Rumah Juliet ini. Pada gerbang masuknya, di dinding kanan kiri, banyak sekali coretan. Mungkin memang disediakan untuk dicorat coret. Di halaman, penuh sekali wisatawan yang ingin melihat seperti apa sih balkon yang konon ada di bagian cerita Romeo and Juliet. Setiap ada yang muncul di balkon, orang-orang yang di bawah langsung melambaikan tangan pada orang yang di balkon haha agak lucu juga jadinya. Padahal ya mereka tidak saling kenal. Suami lalu menyuruh saya untuk masuk ke dalam dan naik sampai balkon. Saya awalnya ragu karena kok agak malu ya dadah-dadah dari atas haha. Karena suami bilang nanggung sudah sampai sini tidak naik sampai balkon. Saya pikir, iya juga.<\/p>\n<div id=\"attachment_5362\" style=\"width: 2842px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-5362\" class=\"alignnone size-full wp-image-5362\" src=\"http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/DSC05175.jpg\" alt=\"Casa di Giulietta\" width=\"2832\" height=\"4240\" srcset=\"http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/DSC05175.jpg 2832w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/DSC05175-434x650.jpg 434w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/DSC05175-768x1150.jpg 768w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/DSC05175-684x1024.jpg 684w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/DSC05175-200x300.jpg 200w\" sizes=\"(max-width: 2832px) 100vw, 2832px\" \/><p id=\"caption-attachment-5362\" class=\"wp-caption-text\">Casa di Giulietta<\/p><\/div>\n<div id=\"attachment_5363\" style=\"width: 4250px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-5363\" class=\"alignnone size-full wp-image-5363\" src=\"http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/DSC05176.jpg\" alt=\"Casa di Giulietta\" width=\"4240\" height=\"2832\" srcset=\"http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/DSC05176.jpg 4240w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/DSC05176-650x434.jpg 650w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/DSC05176-768x513.jpg 768w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/DSC05176-1024x684.jpg 1024w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/DSC05176-300x200.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 4240px) 100vw, 4240px\" \/><p id=\"caption-attachment-5363\" class=\"wp-caption-text\">Casa di Giulietta<\/p><\/div>\n<p>Nah, foto di bawah ini ketika saya sudah sampai balkon. Pas dadah-dadah ke suami, kerumunan di bawah mendadak riuh. Bukan riuh karena saya muncul dari balkon haha tapi karena ada adegan melamar di bawah. Jadi ada sepasang kekasih yang sedang dalam adegan melamar, Waahh romantis sekali ya. Jadinya saya menonton dari atas, lumayan dapat tontonan yang saya ingat seumur hidup. Entah saya tidak ingat apakah prosesi melamar tersebut berakhir indah (yang dilamar menjawab iya maksudnya).<\/p>\n<div id=\"attachment_5364\" style=\"width: 4250px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-5364\" class=\"alignnone size-full wp-image-5364\" src=\"http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/DSC05184.jpg\" alt=\"Casa di Giulietta\" width=\"4240\" height=\"2832\" srcset=\"http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/DSC05184.jpg 4240w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/DSC05184-650x434.jpg 650w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/DSC05184-768x513.jpg 768w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/DSC05184-1024x684.jpg 1024w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/DSC05184-300x200.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 4240px) 100vw, 4240px\" \/><p id=\"caption-attachment-5364\" class=\"wp-caption-text\">Casa di Giulietta<\/p><\/div>\n<div id=\"attachment_5361\" style=\"width: 4250px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-5361\" class=\"alignnone size-full wp-image-5361\" src=\"http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/DSC05168.jpg\" alt=\"Verona\" width=\"4240\" height=\"2832\" srcset=\"http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/DSC05168.jpg 4240w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/DSC05168-650x434.jpg 650w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/DSC05168-768x513.jpg 768w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/DSC05168-1024x684.jpg 1024w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/DSC05168-300x200.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 4240px) 100vw, 4240px\" \/><p id=\"caption-attachment-5361\" class=\"wp-caption-text\">Verona<\/p><\/div>\n<p>Senang sekali ke Verona bisa sampai ke rumah Juliet dan napak tilas ke beberapa tempat yang ada di film Letters To Juliet. Ya beginilah kalau termakan dengan film haha. Tapi tak apa, Verona memang sungguhlah cantik. Oh ya, di Verona ada Verona Card. Jika akan tinggal di Verona minimal 24 jam, bisa menggunakan kartu ini untuk mengunjungi semua museum bahkan masuk ke Amphitheatre dan digunakan ke Balkon rumah Juliet. Akan lebih murah kalau berencana masuk ke banyak museum juga menghindari antrian panjang. Pilihannya ada yang 24 jam (20 euro) dan 48 jam (25 euro).<\/p>\n<div id=\"attachment_5365\" style=\"width: 4250px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-5365\" class=\"alignnone size-full wp-image-5365\" src=\"http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/DSC05190.jpg\" alt=\"Verona\" width=\"4240\" height=\"2832\" srcset=\"http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/DSC05190.jpg 4240w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/DSC05190-650x434.jpg 650w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/DSC05190-768x513.jpg 768w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/DSC05190-1024x684.jpg 1024w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/DSC05190-300x200.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 4240px) 100vw, 4240px\" \/><p id=\"caption-attachment-5365\" class=\"wp-caption-text\">Verona<\/p><\/div>\n<h2><\/h2>\n<h2><strong>SIENA<\/strong><\/h2>\n<p>Cantik ya nama kota ini, Siena. Kotanya juga secantik namanya. Kami sampai Siena setelah sebelumnya menginap dua malam di San Gimignano. Kami mengunjungi Siena juga karena alasan yang sama : saya ingin napak tilas beberapa tempat yang ada di film Letters to Juliet.<\/p>\n<p>Seingat saya, pusat kota Siena tidak terlalu besar. Lebih besar Verona. Jadi, waktu satu hari juga sangatlah cukup mengunjungi semua tempat yang ada di sana. Saya naik ke Tower bernama Torre del Mangia untuk melihat kecantikan Siena dari atas.<\/p>\n<p id=\"I-TO-SIPPTM\" class=\"sitename\">Sungguhlah cantik memang wilayah Tuscany ini.<\/p>\n<div id=\"attachment_5491\" style=\"width: 4250px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-5491\" class=\"alignnone size-full wp-image-5491\" src=\"http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/DSC04264.jpg\" alt=\"Piazza del Campo - Siena\" width=\"4240\" height=\"2832\" srcset=\"http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/DSC04264.jpg 4240w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/DSC04264-650x434.jpg 650w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/DSC04264-768x513.jpg 768w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/DSC04264-1024x684.jpg 1024w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/DSC04264-300x200.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 4240px) 100vw, 4240px\" \/><p id=\"caption-attachment-5491\" class=\"wp-caption-text\">Piazza del Campo &#8211; Siena<\/p><\/div>\n<div id=\"attachment_5492\" style=\"width: 4250px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-5492\" class=\"alignnone size-full wp-image-5492\" src=\"http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/DSC04190.jpg\" alt=\"Palazzo Pubblico and Museo Civico - Siena\" width=\"4240\" height=\"2832\" srcset=\"http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/DSC04190.jpg 4240w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/DSC04190-650x434.jpg 650w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/DSC04190-768x513.jpg 768w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/DSC04190-1024x684.jpg 1024w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/DSC04190-300x200.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 4240px) 100vw, 4240px\" \/><p id=\"caption-attachment-5492\" class=\"wp-caption-text\">Palazzo Pubblico and Museo Civico &#8211; Siena<\/p><\/div>\n<div id=\"attachment_5493\" style=\"width: 4250px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-5493\" class=\"alignnone size-full wp-image-5493\" src=\"http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/DSC04240.jpg\" alt=\"Siena\" width=\"4240\" height=\"2832\" srcset=\"http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/DSC04240.jpg 4240w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/DSC04240-650x434.jpg 650w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/DSC04240-768x513.jpg 768w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/DSC04240-1024x684.jpg 1024w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/DSC04240-300x200.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 4240px) 100vw, 4240px\" \/><p id=\"caption-attachment-5493\" class=\"wp-caption-text\">Siena<\/p><\/div>\n<p>Melewati setiap jalan yang saya ingat jelas ada di film tersebut, membuat senyum tidak terhenti tersungging dan rasanya pipi saya menghangat. Rasa agak lebay ya, tapi ya memang begitulah rasanya haha. Saya sampai hapal sekali semua yang ada di film tersebut sampai akhirnya hapal dialognya. Sama seperti dialog film AADC 1 dan Kuch Kuch Hota Hai yang saya hapal luar kepala karena keseringan nonton. Percayalah, saya ini memang agak-agak terobsesi dengan film kalau sudah sangat suka bisa menonton sampai berulang kali. Bukan di bioskop tentu saja karena nonton film di bioskop cukup satu kali. Selebihnya biasanya nonton dari YouTube.<\/p>\n<div id=\"attachment_5494\" style=\"width: 2842px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-5494\" class=\"alignnone size-full wp-image-5494\" src=\"http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/DSC04179.jpg\" alt=\"Siena\" width=\"2832\" height=\"4240\" srcset=\"http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/DSC04179.jpg 2832w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/DSC04179-434x650.jpg 434w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/DSC04179-768x1150.jpg 768w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/DSC04179-684x1024.jpg 684w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/DSC04179-200x300.jpg 200w\" sizes=\"(max-width: 2832px) 100vw, 2832px\" \/><p id=\"caption-attachment-5494\" class=\"wp-caption-text\">Siena<\/p><\/div>\n<div id=\"attachment_5495\" style=\"width: 4250px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-5495\" class=\"alignnone size-full wp-image-5495\" src=\"http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/DSC04227.jpg\" alt=\"Cathedral of Santa Maria Assunta - Siena\" width=\"4240\" height=\"2832\" srcset=\"http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/DSC04227.jpg 4240w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/DSC04227-650x434.jpg 650w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/DSC04227-768x513.jpg 768w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/DSC04227-1024x684.jpg 1024w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/DSC04227-300x200.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 4240px) 100vw, 4240px\" \/><p id=\"caption-attachment-5495\" class=\"wp-caption-text\">Cathedral of Santa Maria Assunta &#8211; Siena<\/p><\/div>\n<div id=\"attachment_5496\" style=\"width: 4250px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-5496\" class=\"alignnone size-full wp-image-5496\" src=\"http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/DSC04276.jpg\" alt=\"Siena\" width=\"4240\" height=\"2832\" srcset=\"http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/DSC04276.jpg 4240w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/DSC04276-650x434.jpg 650w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/DSC04276-768x513.jpg 768w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/DSC04276-1024x684.jpg 1024w, http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/DSC04276-300x200.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 4240px) 100vw, 4240px\" \/><p id=\"caption-attachment-5496\" class=\"wp-caption-text\">Siena<\/p><\/div>\n<p>Begitulah cerita singkat saya napak tilas ke dua kota yang jadi impian ingin saya kunjungi sejak pertama nonton film Letters To Juliet. Sewaktu menonton film tersebut, rasanya agak ngayal yang berlebihan bisa sampai ke Verona dan Siena. Tidak terpikirkan di masa depan malah saya bisa mengunjungi bersama orang yang saya cintai. Ya filmnya kan romantis, jadi makin romantis kalau datang bersama belahan jiwa.<\/p>\n<p>-1 November 2019-<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Salah satu yang membuat saya bermimpi untuk bisa ke Italia dikarenakan film Letters To Juliet. Entah sudah berapa belas kali sampai sekarang saya menonton film tersebut, masih belum ada bosannya. Filmnya sih biasa saja ya, cerita cinta biasa dan gampang&#8230; <a class=\"read-more-button\" href=\"http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/2019\/11\/verona-dan-siena\/\">(READ MORE)<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":5359,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7,28],"tags":[478,327,329],"class_list":["post-5354","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-story","category-travelling","tag-italia","tag-road-trip-ke-italia","tag-traveling-ke-italia"],"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5354"}],"collection":[{"href":"http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5354"}],"version-history":[{"count":4,"href":"http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5354\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5499,"href":"http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5354\/revisions\/5499"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5359"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5354"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5354"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/www.conedm.nl\/denald\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5354"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}