Salju di Belanda, Rutin Olahraga, dan Kembali Bermedia Sosial

Salju Awal Tahun di Belanda

Bulan Januari ini, saya tidak banyak menulis di blog. Selain memang kegiatan di dunia nyata yang sangat menyita perhatian, pun kebiasaan lama kalau kembali lagi mainan media sosial, blog jadi terbengkalai. Jadi saya tuliskan rangkuman sebulan ini apa saja yang terjadi dikehidupan dunia nyata.

SALJU DI BELANDA

Awal tahun dan awal bulan Januari ini dibuka dengan turun salju di Belanda. Wilayah tempat tinggal saya yang biasanya cuma dilewati salju, kali ini cukup tebal saljunya. Salju kali ini bukan hanya mampir tapi awet sampai seminggu lamanya. Sekolah anak – anak sampai diliburkan karena satu hari tersebut datang badai. Saya yang awalnya antusias dengan datangnya salju, sampai membuat video kompilasi per harinya lalu saya unggah di twitter dan YouTube, masuk hari ke empat sudah mulai malas dan bosan dengan salju. Anak – anak kami yang malah berbahagia, sehari – hari kalau pulang sekolah mintanya mainan perosotan di tempat yang tinggi menggunakan papan seluncur khusus untuk salju yang disebut Slee. Saking tebalnya salju, anak ragil ke sekolah harus pakai Slee. Mau jalan kaki susah, pakai sepeda licin, jadi akhirnya digeret Slee. Waktu salju sudah mencair dan mengeras jadi es, tantangannya beda lagi. Jalan kaki harus sangat ekstra berhati – hati, becek, dan tidak bisa sepedahan karena takut selip dan tergelincir. Salju indah hanya saat turun saja. Bagaimanapun juga, saya tetap menikmati momen ketika salju tebal turun di Belanda. Saya merasa tidak sedang di Belanda karena semua serba putih. Tiap hari saya bilang ke suami, “Seperti di Finlandia ya” padahal ke Finlandia saja belum pernah :)))


Seminggu rasanya lebih dari cukup salju turun. Tolong jangan turun lagi. Apa daya, beberapa hari lalu eh salju turun lagi hahaha tapi untungnya cuma tipis. Saya malah bisa menyelesaikan lari 14km dalam waktu dua jam non stop lari saat salju turun beberapa hari lalu.

KEMBALI KE TWITTER

Setelah puasa twitter (dan media sosial lainnya) selama 9 bulan, awal bulan ini saya putuskan untuk kembali ke twitter. Awalnya karena sahabat yang saya jemput kemaren, menawarkan ingin nitip apa. Lalu saya terpikir ingin nitip parfum lokal Indonesia. Sebenarnya saya cukup googling saja. Lama – lama kok sepertinya lebih praktis kalau mencari referensi dari twitter Ya sudah, akhirnya balik twitter-an lagi. Wah ternyata kangen juga ya dan banyak perubahan di twitter. Dari DM yang berubah menjadi mode chat, lalu Grok yang disalah gunakan untuk membuat foto yang berpakain lengkap jadi minim pakaiannya. Saya sempat jetlag bahkan lupa nama beberapa mutuals :)))

Karena sudah puasa sembilan bulan (seperti akan melahirkan haha), sekarang sudah tau batasan yang akan saya terapkan di twitter. Saya tidak akan gampang nimbrung dengan semua topik. Mengunggah hal – hal yang membuat hati gembira saja seperti masakan, baking, olahraga, liburan, makanan. Selain yang tersebut, malas nimbrung. Sampai akhir bulan Januari ini, apa yang saya tetapkan masih bisa saya ikuti. Jadi twitter-an juga benar – benar jadi hiburan. Ya nanti kalau sudah tidak menyenangkan, tandanya butuh puasa twitter lagi.

Untuk Instagram dan Threads, saya belum memutuskan kapan akan kembali bermain di sana. Saya sepertinya tidak sanggup kalau harus bermain di semua media sosial. Harus memilih yang lebih bermanfaat yang mana.

Jadi, mari saling bersama di dunia twitter.

POTLUCK DENGAN TEMAN – TEMAN

Pertengahan bulan, saya dan beberapa teman melakukan potluck di salah satu rumah mereka. Saya yang awalnya akan membawa soto Madura (Soto Daging) lalu H-1 berubah pikiran dengan membuat siomay hahaha masak sesuai mood. Saya membuat siomay yang lengkap dengan kentang, tahu, pare, sawi putih, telor, dan pentol. Karena malas membuat bumbu siomaynya, saya campur saja sambel pecel buatan Ibu dengan pasta kacang lalu saya tambahi beberapa bumbu. Enak ternyata. Semua yang datang (termasuk para suamu teman – teman yang lidah Belanda) doyan semua. Laris manis. Saya juga membawa banana cake kebanggaan pasukan di rumah :)))

Di mana ada orang Indonesia ngumpul, tentu saja makanan berlimpah ruah. Senang berbincang dan makan tanpa henti.

RUTIN OLAHRAGA

Bulan Januari ini, saya menantang diri sendiri untuk lebih rutin berolahraga. Variasi olahraga pun saya tambah dengan rutin angkat beban dan HIIT. Jadi saya olahraga lima kali dalam seminggu dengan variasi jalan cepat, lari, angkat beban, sepedahan, dan HIIT. Minggu lalu saya berhasil sepedahan dengan jarak 23km dalam waktu 1.5 jam. Cuacanya benar – benar bersahabat, tanpa hujan dan angin tidak kencang. Jadi saya manfaatkan untuk sebanyak mungkin berolahraga di luar ruangan. Sambil cuci mata, sambil bermeditasi saat olahraga, dan sambil berkoneksi dengan diri sendiri.

Hasilnya, bisa menyelesaikan beberapa tantangan yang saya ikuti di Strava. Hampir seluruhnya saya selesaikan. Bahkan tantangan jalan kaki 100 ribu langkah pun tuntas saya selesaikan. Olahraga total 30 jam dalam bulan ini pun saya selesaikan. Senang rasanya. Bukan hanya badan jadi makin sehat, target pribadi terpenuhi, juga mental saya lebih baik. Bulan Februari karena mulai Ramadan, saya coba lebih pelan yang penting konsisten.

TURUN BERAT BADAN 10KG

Masih ada hubungannya dengan dunia olahraga, Berat Badan saya turun 10kg sejak memutuskan untuk mengatur pola makan 3.5 bulan lalu. Saya menerapkan One Meal A Day alias IF yang biasa saya jalani 18 jam, sekarang ditambah menjadi 20 sampai 22 jam. Jadi dalam sehari saya makan besar cuma sekali dengan jendela makan cuma 2 sampai 4 jam. Yang saya tingkatkan sekarang adalah porsi protein yang jauh lebih banyak dari sebelumnya. Mengurangi porsi karbohidrat. Selain itu juga menerapkan urutan makan sayur dulu, lalu protein hewani, baru karbohidrat. Jadi ketika mengkonsumsi karbohidrat, perut sudah kenyang. Tidak lagi kalap. Bahkan saat bulan Desember 2025, saya mencoba selama 3 minggu tidak mengkonsumsi karbohidrat sama sekali. Ternyata ya baik – baik saja badan saya. Tidak kelaparan sekali.

Sekarang sih saya kembali makan nasi. Hanya porsinya sudah biasa cuma beberapa sendok saja. Alhamdulillah, saya nyaman menjalani pola makan yang seperti ini. Ditambah olahraga yang konsisten, minum air putih minimal 3 liter sehari, tidur malam 7 jam, tidak banyak pikiran, berat badan saya sudah turun 10kg. Targetnya masih 10kg lagi sebenarnya. Sekarang lebih santai. Saya lebih mengejar menaikkan massa otot.

DUNIA MASAK DAN BAKING

Dunia masak dan baking, tetap berjalan seperti biasa. Namanya juga Ibu Rumah Tangga, kegiatan saya ya masak dan baking. Selain saya hidangkan, hasil dapur saya abadikan dalam bentuk foto. Lumayan kan untuk dipamerkan di twitter haha. Ini beberapa foto masakan dan baking bulan Januari 2026.

MERAYAKAN 11 TAHUN DI BELANDA

Kami sekeluarga makan di restoran Ramen untuk merayakan 11 tahun saya tinggal di Belanda. Pun perayaan buat diri sendiri karena sudah berhasil memangkas berat badan jadi berkurang 10kg.

Anak – anak senang sekali makan ramen tadi siang. Mereka beberapa kali memuji saya yang memilih restaurant. Selesai makan, kami jalan – jalan sebentar di pusat kota Den Haag. Setelah membeli yang ingin dibeli, kami kembali ke rumah. Kegiatan menyenangkan untuk menutup Bulan Januari.

Besok sudah memasuki Bulan Februari. Semoga kesehatan tetap menyertai kita semua, diberikan umur yang berkah, dan banyak bahagia. Juga yang siap menyambut Ramadhan, Insya Allah kita diberikan umur panjang untuk bertemu Ramadhan.

  • 31 Januari 2026 –


Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.