Cerita Tentang Lipstick

Memenuhi janji kepada diri sendiri  untuk tetap menulis paling tidak satu tulisan setiap minggu meskipun (sok) sibuk, maka tulisan kali ini saya akan bercerita tentang hal yang santai dan tidak terlalu panjang. Karena saya juga tidak bisa duduk terlalu lama di depan laptop, jadi cerita tentang lipstick ini akan (dicoba) singkat dan padat.

Jadi begini, saya itu sejak dulu memang tidak pernah punya banyak Lipstick,  maksimal dua. Itupun saya pasti menunggu lipstick nya habis dulu baru beli yang baru. Istilahnya saya koret koret sampai habis baru saya beli yang baru. Dan kalau saya sudah cocok dengan satu warna dari merek tertentu, biasanya saya akan beli lipstick tersebut berulang kali. Saya malas coba-coba karena sayang kalau tidak cocok selain itu bibir saya ini gampang kering kadang sampai berdarah meskipun sudah menggunakan Lipbalm. Karenanya saya lebih sering menggunakan Lipbalm untuk melembabkan bibir  karena buat saya bibir lembab itu lebih perlu dibandingkan bibir berwarna karena memang kondisi bibir saya yang berbeda.

Sejak di Belanda, saya punya satu merek lipstick favorit, yaitu Hema. Itupun tanpa sengaja karena kehabisan lipstick Sariayu (andalan saya) dan beli agak ngasal karena toko Hema dekat dengan rumah. Eh ternyata cocok dan selama nyaris dua tahun, sudah dua kali beli lagi dari merek dan tipe yang sama. Lipstick Hema yang saya gunakan ini harganya murah meriah, bukan yang matte tapi yang banyak pelembabnya (saya lupa istilahnya apa). Mertua pernah memberikan hadiah lipstick dua buah, kata Beliau biar saya ganti warna lipstick, tidak itu itu saja yang digunakan. Mungkin Beliau agak prihatin melihat menantunya tidak kreatif cuma punya satu warna. Lipstick pemberian mertua cuma dua kali saya pakai, selebihnya saya kembali lagi ke lipstick Hema.

Sampai suatu hari saya bertemu Anggi di Berlin dan kami menginap di kamar yang sama selama 3 malam, jadi saya tahu peralatan make up dia apa saja, termasuk lipsticknya. Oh iya, saya belajar langkah-langkah merawat wajah juga dari dia, konsultasi lewat whatsapp, beberapa bulan sebelum ketemu di Berlin. Sejak saat itu, saya jadi rajin merawat wajah. Lumayan lah hasilnya kelihatan. Ok, kembali ke soal lipstick. Jadi waktu di Berlin itu, Anggi cerita kalau dia sedang senang dengan satu merek lipstick namanya The Balm yang Matte. Katanya aroma mint dan rasa semriwing ketika dipulas ke bibir menimbulkan sensasi tersendiri. Dia juga bilang lipstick ini tahan lama dan tidak membuat bibir pecah-pecah. Saya dan Beth penasaran lalu Anggi menyuruh kami mencoba. Karena bentuknya cair dan saya belum punya pengalaman dengan lipstick yang cair seperti ini, Anggi sampai mengajari saya bagaimana cara memulas lipstick di bibir. Memang betul, rasa mint dan semriwingnya langsung terasa. Setelah dipakai beberapa jam kemudian, ternyata bibir saya baik-baik saja dan masih terasa lembab. Wah saya langsung jatuh cinta dengan lipstick ini. Lalu saya mulai googling warna apa saja yang tersedia. Ternyata setelah googling, ngiler lah saya dengan warna warnanya yang ciamik. Bingung juga mau beli yang warna apa, rasanya ingin dibeli semua karena warna warnanya menggemaskan. Saya tidak langsung membeli karena menunggu lipstick Hema habis dulu. 

Beberapa bulan kemudian, Fe menuliskan review The Balm Meet Matt(e) Hughes yang mini set. Jadi dalam satu wadah ada 6 warna dalam kemasan mini. Setelah membaca ulasannya sampai selesai, tanpa menunggu lama saya langsung beli mini set via OL shop. Saya ingat sekali waktu itu jam 5 pagi, siap-siap mau berangkat kerja haha. Saking nafsunya karena senang ada versi mininya dan terdiri beberapa warna jadi bisa coba-coba dan gratis ongkos kirim.  Di bawah ini warna-warna The Balm yang mini set (sumber)

Setelah barangnya saya terima beberapa hari kemudian, rasanya tidak sabar mencoba satu persatu warnanya. Suami sampai kaget saya beli lipstick sampai banyak begitu. Biasanya cuma sebiji. Setiap dicoba, saya langsung memotret bibir saya. Bukan sengaja karena ingin seperti model lipstick, tapi diantara 4 dari 6 foto di bawah ini, saya sedang tidak menggunakan jilbab dan males kalau harus pakai dulu. Akhirnya ya saya potret bibirnya saja dengan posisi yang aneh aneh, maklum ternyata motret bibir sendiri susah ya haha. 

Sejauh ini saya benar-benar suka sama The Balm. Jadi sebelum digunakan, 10 menit sebelumnya saya oleskan lipbalm terlebih dahulu. Lalu setelah The Balm dioleskan ke bibir (saya cuma satu oles saja, tidak terlalu tebal) tunggu sekitar 5 menit sampai benar-benar menempel sempurna di bibir. Saya pernah menggunakan dari jam 7 pagi sampai jam 3 sore masih bagus hasilnya, padahal saya makan siang pakai sop. Membersihkannya juga gampang tinggal dioleskan VCO, dua tiga kali oles langsung luntur lalu dibersihkan lebih lanjut dengan pembersih muka dan setelahnya saya gunakan lipbalm untuk melembabkan bibir sepanjang malam. Saya menggunakan lipbalm dari Hema dan Purol yang Vaseline. Seminggu dua kali bibir saya scrub, berbarengan saat saya scrub muka. Sampai sekarang bibir saya aman terkendali tidak terlalu sering berdarah lagi hanya beberapa kali saja. Jadi, kalau The Balm yang mini set ini sudah habis, saya sudah tahu akan membeli yang warna apa. Karena favorit saya adalah warna yang Loyal, Charming, Sincere, dan Comitted. Jadi nanti kalau beli lagi, salah satu dari empat warna favorit saya.

Sekian cerita saya tentang lipstick. Ini bukan tulisan berbayar, melainkan rasa puas karena menemukan lipstick yang sesuai kondisi bibir saya.

Kalau kamu, lipstick apa yang sedang dipakai sekarang?

-Nootdorp, 21 Desember 2016-

38 thoughts on “Cerita Tentang Lipstick

  1. mbaaa aku punya iki dikasih temenku, tapi yang menurutku cocok di aku cuma yanh Sincere…jadi yang lain takhibah2kan. Btw aku kok gak awet pake lipstik apapun…apa akunya yang terlalu geradakan?! x)))))

    1. Andaikan aku temanmu yang nerima hibah2an ya pasti kamu kunobatkan teman terbaik di dunia haha lebay! Yo lek lipstikan ojok karo ngunyah gorengan sak tas kresek, ilang pastine lipstikmu

  2. Akhirnya aku luluh jugaaa… Pas mbak Fe posting aku masih tahan2in untuk nggak beli, soalnya masih banyak banget lipstickku yg blm abis. Tapi abis baca postingan mbak deny, aku langsung pesen online deh… dan suka bangettt

    1. Yiaaayy!!! Hahaha ini termakan postingan berantai ceritanya Shinta haha. Iya enak banget emang. Enteng, wangi semriwing rasanya. Selamat mencoba warna warninya Shinta

  3. Akhirnya beli the Balm juga, Den!! Aku juga pake the Balm yg committed dan charmed. Enak kan ya, ga bikin bibir kering Toss for The Balm!

    1. Hahaha iyaa Ria. Akhinyaaa beli juga. Lumayan juga ini yg versi mini set, warnanya cocok di aku. Jadi kepake semua. Toss!

  4. Aku pake lipstik lokal mba, PIXY moisture. Cucok. Aku suka warnanya P-01, Rs-02 ^_^
    Aku ini lipstik junkie juga mba, punya sekantong kresek yang ukuran kecil isinya lipstik semua. Jadi sekarang lagi belajar untuk disiplin pake 1 ato 2 warna saja dulu biar cepet abisnya mba :)) trus baru keluarin lagi yang lainnya.Semoga gak sampe kadaluarsa tapi udah keburu abis lah lipstik ku itu mba Den πŸ˜€
    ABis itu mau belajar nahan diri, bali 2 lipstik cukup pake tiap hari sampe abis baru beli baru lagi. Ajaranmu bagus mba hehehe

    1. Ya ampun sampai sekresek haha. Semoga bisa konsisten Mbak niatnya sama pelaksanaannya, soalnya godaan lipstick memang susah haha.

      1. Iyah mba. Semoga niat dan pelaksanaannya singkron yah mba hehe πŸ˜›
        Bettuulll mba, lipstik ini sangat menggoda dan sulit diabaikan mba hehe

  5. Aku punya MAC yang matte. Itu selalu jadi lipstik andalanku kalau kemana-mana soalnya warnanya bagus, matte, dan juga tahan lama biarpun udah dipake makan pizza atau makan ayam kremes. Selain itu aku pake lip balm madu dari Body Shop juga. Tapi lipstik ulasan mbak Deny ini emang ngehits banget, dan sepertinya warnanya bagus di kulit kuning langsat kayak kita, jadi lapar mata pengen beli xD

    1. Oh iya MAC ini bagus juga. Dari kapan niat mau beli eh malah beli Hema lagi. Padahal penasaran sama MAC. Nanti kalau The Balm ini habis pengen nyoba MAC. Iya Crys ini warnanya cocok semua di kulitku. Pas emang buat tipe warna kulit kayak kita.

  6. Yey!! Ada lagi yang akhirnya suka sama lipstick! Haha.. Aku sedang in love dengan Bourjois yang tahan 12 jam mba. Btw aku suka foto mba yang nomor tiga ( paling bawah ) sebelah kanan. Bentuk bibir dan gigimu bagus mba!

    1. Terima kasih Wien! *tersipu.
      Bourjois aku juga sering baca nih. Tahan 12 jam ya, hmm kucata nih Wien. Jadi pertimbangan nanti kalau yg The Balm ini habis. Thanks Wien infonya.

      1. Sama-sama mba. Aku dulu pakai Loreal tapi sekarang lagi beralih ke Bourjois and so far cocok haha. Jadi pingin beli si Balm juga ni πŸ˜€

  7. Merk lipstik ada beberapa walopun gak banyak. Aku suka lipstik bentuk pallet. Tapi lipstick arab yg kemasan hijau atau gold tetap lekat di hati.

    1. Wah malah cocok yg pallet ya Frany. Aku pernah nyoba punya temen bibirku langsung kering. Ini bibirku memang susah2 gampang dipakein lipstick.

  8. Denyyyyy, aiiih suka banget ama postingan ini. Nggak jadi pertamax nih komennya, tadi udah baca mau komen terus tak tinggal delivery cireng

    Btw aku excited sama postingan ini karenaaa, aku jg lagi menimbang2 utk beli satu set the balm ini. Soalnya aku punya 1 yg charming, terus kmrn dikasih mbak Feb satu set mini lipstick begini dari Sleek, ternyata asik juga. Btw bibirnya terlihat SEHAT sekali lho, nggak cuma gigi yg rapi tp bibir juga. Pasti banyak minum :). Oiya Den, ada tips –halah, aku suka berkreasi mix warna.. jd abis pake lipbalm n didiamkan sebentar, aku pakai warna nude, ratakan dengan bibir.. terus timpa pake warna jreng.. hasilnya jadi piye ya.. apik wes agak2 blur gitu tapi menarik. Halah :)))

    Sejak di Oz aku malah lagi keranjingan sama Purbasari no 83. Selain itu pake stila, australis sama Sleek matte me (krn baru dikasih)

    Salam bibir, hihihi

    1. Hahah Diiilll tumben2an ya aku posting berbau kecantikan paripurna huahaha. Ya mumpung cocok di bibir dan siapa tahu ada yang punya masalah bibir sama kayak aku, jadi berbagi pengalaman. Haha suwun Dil, bibir (nampak) sehat karena kerajinan tangan alias oles2 madu dan lipbalm tiada henti haha dan juga banyak minum air kran. Ohhh ngono Dil caranya. Lipbalm-warna nude-warna agak ngejreng. Wokeeehh suiippp akan kulaksanakan ben bibir makin sekseh haha. Eh iya Purbasari sama wardah lagi heittss ini kayaknya. Aku malah penasaran sama lipstick matte nya Indonesia yang make over. Kalo lihat di youtube2 beauty bloggers, nampaknya oke. Halah lakehan lipstick wong lambe mung siji haha. Salam bibir!

        1. Diilll thanks yaaa. Selamat tahun baru jugaaa πŸ™‚ hahaha kayaknya ini postingan kecantikan yang pertama dan terakhir karena aku ga bakat kalau review2 di ranah kecantikan karena peralatan yang dipakai pun standar haha. But, never say never kalau kata orang haha. We’ll see sapa tahu di 2017 ini ada kategori baru di blog, kecantikan hahaha *dan suami lalu bikin tandingannya : kegantengan :))))

  9. lipstick favorit aku smlc niks mbaaa aka nyx, yg antwerp sama san paulo. selain itu buat daily use juga gantian sama purbasari. trus nyoba smlc lokal, mineral botanica yg true red gitu deh…buat special occasion; baca: kondangan πŸ˜€

    1. Purbasari ini lagi hits yo San aku banyak baca kok katanya oke. Penasaran, pengen nitip (mbuh nitip sopo haha). Wardah juga lagi naik daun. Mineral botanica *kucatat.

  10. Mbak deeeenyy aku sukaa post mbak deny yg ini. Hahaha jarang2 mbak den post ttg lipstik.
    Aku suka yg sebelah kanan tengah, warna nude. Kalem. #teamnude
    Apik apik mbak warnae.
    Btw aku sama juga kyk mbak deny, juarang pake lipstik, dan kalo mau beli baru nunggu yg lama abis dulu. Ga jarang lipstik lama sampe kadaluarsa, saking jarangnya dipake.
    Aku lg pake purbasari matte yg warna nude. Wkwkk.
    Aku jrg pake lipstik krn mbuh kok nek lipstikan mukaku keliatan tua. Yo mending ra lipstikan drpd mukaku tua *alibih*
    Itu sebabnya aku suka pake warna nude

    1. Hahaha Naaa suwun! Ancene ga tau posting lipstick, baru pertama kali ini Purbasari ini nampaknya boleh kucoba next soale kok akeh sing ngomong enak pake purbasari. Nyoba e lek onok sing dititipi nang londo haha. Mungkin perlu bereksperimen Na nyoba2 warna biar pas di muka. Itu kata Dila bisa pertama dioles warna nude trus dioles lagi warna agak terang. Gradasi warna be’e yo istilahe. Mungkin cocok.

  11. aku juga make satu warna aja sih mbak, pake red a. pengen nyoba yg lain juga tapi takut gak cocok. soalnya kalo gak cocok di bibirku itu nanti timbul brutusan kecil2 halus gitu. gak keliatan, tapi kalo disentuh pake jari, bakalan kerasa. pake lipbalm harusnya gak papa kan, tapi tetep aja di aku gak cocok, timbul brutusan hehehe. pake red a ini cocok, tapi sayang teksturnya tu basah banget jadi cepet pudar

    1. Ohh bruntusan. Apa mungkin alergi ya Mayang. Kalau lipstick nya bertekstur basah memang musti sering dioles ya biar tetep kelihatan pakai. Apalagi kalau dibuat makan nasi padang haha!

      1. iya mungkin juga mbak, makanya kalau udah cocok biasanya gak ganti lagi hehehe

        iya mbak πŸ˜€ , sekali makan langsung ilang deh tu lipstiknya πŸ˜€

  12. Hai Den kalau aku suka yang kiri no.2 bawah warna merah menyala, nah sebelah kanan yg merah itu dan bawahnya merah ko kesannya ga pakai lipstik ya, sama aja sama warna bibir. Bibirmu bagus Den bagian atasnya lengkungnya cantik , aku sampai bandingin bibirku ko sptnya ga lengkukng gitu deh haha. Oh ya lipstik ku maybeline klo ga salah, trus dikasih revlon sama adikipar, dikasih warna merah menyala krn dia bilang aku pakai warna itu melulu πŸ˜€ .

    1. Hai Nella, hahaha terima kasiiihh pujiannya *jadi tersipu2 ☺️ Iya bibirku ada lekukan atasnya dan bagian bawah ada cekukan ke dalam juga. Bersyukur jadinya sudah terbentuk hehe. Iya itu yg ga nampak pakai lipstick warna nude. Aku juga suka nih pakai merah nyala. Bikin muka seger. Haha sama berarti kita ya Nel, dikasih karena warnanya itu2 aja

  13. Mbak, postingannya kekinian bangeettt… πŸ˜€ Aku masih krisis lipstik nih, alias masih mencari. Tapi emang pada dasarnya ga suka pake lipstick sih. Sehari hari selalu pake lip balm, ganti-ganti antara Burts Bee yang tinted, Maybeline Baby Lips yang cherry atau Vaseline petroleum jelly. Kalo lagi pingin yang warna-warni pake Maybelline yang Very Cherry. Tapi dalam hati aku berdoa semoga trend lipstick ini segera berakhir, maksudnya biar aja tiap orang pilih lipstick masing-masing sesuai pilihan.
    Mbak Deny, bentuk bibirnya bagus deh, lengkungannya pas aja πŸ™‚

    1. Haha iya Dita, postingan kekinian Suamiku juga nanya tumben banget ngomongin lipstick di blog haha. Aww Dita terima kasih pujiannya ☺️
      Maybeline Lip Balm sudah ada dua yang merekomendasikan, kayaknya jadi pengen nyoba nih soalnya aku suka banget pakai lip balm hehe. Thanks sharingnya Dit.

Thank you for your comment(s)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.