Kisah Dua Pasang Sepatu

Dua pasang sepatu ini telah melalui perjalanan panjang. Tidak hanya melintasi benua, tetapi menjadi saksi bisu untuk mengantarkan pemiliknya melintasi segala yang berbeda. Perjuangan yang sangat melelahkan diawal, menegangkan dipertengahan, namun menjadi membahagiakan pada akhirnya.

Dua pasang sepatu ini sampai kini tetap setia menemani kemanapun pemiliknya melangkah pergi, tidak lagi sendiri tapi saling berbagi tawa, cerita, suka, dan duka.Β  Petualangan ini baru saja dimulai. Mungkin akan panjang dan terasa melelahkan, tetapi jika dijalani dengan saling bergandeng tangan, berjalan beriringan, mungkin langkah yang berat akan menjadi lebih ringan.

Dua pasang sepatu ini memang tak bisa berkata-kata, tetapi sangat bahagia saat mengetahui bahwa mereka akan menjelajahi luasnya dunia, ketika nanti saatnya tiba.

Dua pasang sepatu ini memang harganya tak seberapa, hanya benda yang menjadi saksi bisu perjuangan lintas benua. Tetapi dari sinilah semua cerita bermula.

-Den Haag, 26 Maret 2015-

14 bulan lalu dua pasang sepatu ini pertama kali bertemu ketika pemiliknya saling berkenalan dan berjabat tangan.
14 bulan lalu dua pasang sepatu ini pertama kali bertemu ketika pemiliknya saling berkenalan dan berjabat tangan.

 

8 thoughts on “Kisah Dua Pasang Sepatu

    1. Sepatuku ya kebanyakan sporti gitu Teh, enak buat jalan-jalan soalnya. Sok2an sepatu anak muda ceritanya hehehe. Alhamdulillah baik Teh, lumayan sibuk nyobain resep2 masakan ini hehehe. Lagi seneng masak. Mudah2an Teteh sekeluarga sehat selalu yaa

Thank you for your comment(s)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.