Minggu Ceria – Pertemuan Para Blogger di Belanda

Minggu 22 Maret 2015, pagi hari suasananya sendu. Mendung bergelayut pekat disekitar tempat saya tinggal, Den Haag. Sempat bimbang juga, nanti kalau hujan bagaimana dengan acara yang sudah direncanakan sebulan sebelumnya. Ya, pada hari itu akan ada temu muka dengan para Blogger yang tinggal di Belanda. Buat saya, tentu saja ini pertama kalinya akan bertemu dengan mereka. Mbak Yoyen yang memprakarsai acara ini dengan mengirimkan email satu persatu kepada kami tentang ide jumpa Bloggers ini serta tentang kesediaan tanggal yang memungkinkan kami untuk bertemu. Saya tentu saja sangat senang karena pada saat itu baru sekitar sebulan pindah ke Den Haag. Ingin mendengar pengalaman dari mereka yang sudah menetap lama disini, sekaligus berbagi cerita tentang apa saja yang saya rasakan selama sebulan di Belanda. Dari beberapa suara yang masuk, yang menyatakan bisa ditanggal terbanyak dan terdekat adalah 5 orang, termasuk saya. Akhirnya disepakati 22 Maret 2015 adalah hari pertemuan itu, yang dikemudian hari juga ditentukan kami akan berkumpul di Utrecht Centraal Station jam 12 siangΒ  didepan Ticket & Service.

Ada yang mengesankan dari Mbak Yo, yang (lagi-lagi) mengawali untuk mengirim email kepada saya menanyakan preferensi tempat makan,berkaitan dengan halal. Awalnya saya sempat mbatin, ingin meminta tempat makan yang halal, sempat maju mundur akan mengirimkan email, tapi saya takut malah merepotkan dengan permintaan itu. Akhirnya justru Mbak Yo yang terlebih dulu menanyakan. Lega juga karena tidak ada ganjalan lagi. Setelah beberapa kali berbalas email dengan menyampaikan kriteria halal menurut saya, pada akhirnya sudah jelas tipe tempat makan yang akan dituju.

Hari H datang juga. Sejak pagi saya sudah ribut sendiri akan memakai pakaian seperti apa, bongkar lemari mengeluarkan beberapa pilihan baju, meminta pendapat Suami mana yang pantas. Saya memang seperti itu, selalu gelisah jika akan bertemu orang-orang baru. Bingung nanti apa yang akan dibicarakan, takut kikuk tidak nyambung dengan obrolan, dan beberapa ketakutan yang lain. Maklum saja, saya tipe orang yang agak susah berbaur dengan segala sesuatu yang baru. Tapi Suami menenangkan dengan kata-kata “tenang saja, saya percaya teman-teman blogger kamu bukan tipe yang menilai dari kulit luarnya”. Setelahnya, saya menjadi santai.

Sesampainya di Utrecht Centraal, saya langsung menuju ke tempat pertemuan. Senang sekali karena sejak awal obrolan mengalir. Yayang, Crystal, Mbak Yoyen ramah sekali. Saya yang awalnya takut tidak bisa masuk kedalam obrolan, akhirnya ketakutan yang tidak beralasan itu lenyap. Tidak berapa lama kemudian formasi menjadi lengkap dengan datangnya Indah. Rasanya bagaimana setelah bertemu mereka? Girang bukan main. Karena selama ini hanya membaca tulisan-tulisan saja, sekarang bisa bertemu dan bercakap langsung dengan penulisnya. Yayang yang sama dengan saya, datang ke Belanda karena menikah, tinggal di Rotterdam. Mbak Yo tinggal di Arnhem, selama ini saya kagumi karena tulisan-tulisannya yang informatif, kritis, tajam ternyata aslinya ramah, tidak pelit ilmu, nuturi dan banyak berbagi pengalaman serta cerita-cerita yang bermanfaat, serta tips untuk menulis diblog dengan baik. Indah, tinggal di Rotterdam, selama ini selalu saya kagumi dengan foto-foto bawah lautnya yang super keren, sampai saya kadang bertanya-tanya dalam hati, bagaimana ya caranya mengambil gambar hewan-hewan laut yang kecil sampai dapat gambar yang menakjubkan. Indah juga berbagi banyak sekali cerita-cerita selama dia tinggal di Belanda. Sedangkan Crystal, saya baru mengenalnya hari itu juga. Terus terang belum sempat baca-baca blognya sebelum bertemu. Crystal mendapatkan beasiswa LPDP, tinggal di Leiden, sedang menempuh Master program di Leiden University jurusan Sejarah, sama dengan suami saya.

Waktu 6 jam bergulir dengan cepat. Obrolan seru mewarnai pertemuan kami. Makan siang di Sumo Sushi belum cukup menampung topik pembicaraan yang kian menghangat. Akhirnya pembicaraan berlanjut dengan duduk santai di Starbucks (tanpa Indah sebab dia harus pulang terlebih dahulu karena sedang tidak enak badan). Saya tentu saja berceloteh tentang cerita adaptasi selama satu bulan, pengalaman berbelanja ke pasar, kenekatan saya berbicara bahasa Belanda ketika berbelanja, dan culture schock dengan beberapa wanita Indonesia yang tinggal di Belanda. Yayang pada akhirnya nyaman bercerita pada kami tentang beberapa pengalaman pada saat proses melahirkan, yang ternyata ada tragedi dibaliknya. Crystal berbagi cerita tentang kehidupan mahasiswa dan pengalaman jalan-jalan ke beberapa negara tetangga. Ternyata Crystal dan saya datang ke Belanda berdekatan jaraknya. Dia Januari awal, saya Januari akhir. Jadi kami ini sama-sama pendatang baru. Mbak Yo dan Indah dengan sabar mendengarkan cerita kami diselingi dengan celutukan-celutukan lucu. Saya merasa siang itu menjadi gayeng dan menyenangkan dengan tawa, haru, serius yang mewarnai segala macam kisah yang terlontarkan.

Terima kasih buat semuanya. Pengalaman baru, bertemu orang-orang baru, saling berbagi cerita dan pengalaman yang seru. Semoga suatu saat ada kesempatan lagi bertemu dengan mereka dan beberapa Blogger lainnya yang berhalangan hadir pada saat itu.

Ternyata bertemu dengan orang-orang baru tidak selalu diawali dengan suasana kaku. Jika kita nyaman dan menempatkan diri berdasarkan porsinya, maka semua akan lancar dan terasa menyenangkan. Semoga April ini akan banyak pengalaman baru dan mengesankan yang akan dihadapi tanpa halangan.

-Den Haag, 1 April 2015-

Dokumentasi dipinjam dari kamera Indah

Deny, Mbak Yoyen, Crystal, Yayang, dan Indah yang bersedia mngambil gambar kami semua
Deny, Mbak Yoyen, Crystal, Yayang, dan Indah yang bersedia mengambil gambar kami semua

41 thoughts on “Minggu Ceria – Pertemuan Para Blogger di Belanda

  1. Kebayang deh serunya, apalagi kopdar di luar begini.. lebih berasa karena semuanya 1 bangsa yaa.. berasa ga sendirian & punya keluarga baru pastinya πŸ™‚
    Kapan2 kalo ke Belanda lagi, aku ikutan yaa kopdarnyaa hiheiheie… terakhir ke belanda masih SMP tahun 1995 hahaha..

  2. Enter your comment here…Denny maaf aku telat komen, ya ampun jadi foto itu yang pakai jilbab dirimu to walah aku udah lihat di blognya yayang.
    aku malah bilang ngak kenal sama kamu loe, wah aku minta di toyor.
    Ampun senangnya bisa kopdar.
    kapan kapan kopdar ya hahahaha berasa dekat aja yogya ma belanda.

    1. Hahaha, gpp. Mungkin ga terlalu ngeh jadinya ga nyadar πŸ™‚ Mudah2an ketemuan yaa kita. entah aku yang ke Jogja, atau kamu yang ke Belanda. Who knows πŸ™‚

    1. Seru jadi tahu asli masing-masing πŸ™‚ Kayaknya cemas akan jadi bawaan, mungkin setelahnya akan lebih berkurang πŸ™‚

    1. rencana kemana aja? Keukenhof atau lanjut jalan-jalan ke kota yang lain? ga terlalu dekat juga. setengah jam an Nel dari rumah πŸ™‚ kalau misalkan ada rencana ke Den Haag, boleh tuh kita Kopdaran πŸ™‚

    1. Iya Teeehh senaaangg. Teteh ada rencana ke Belanda ga? kalau iya, kabar2in aja yaa. kalau aku ada rencana ke bookfair yang di Frankfurt, tapi masih bulan Oktober. Insya Allah semoga jadi ga ada halangan πŸ™‚

    1. Iyaaa… Duuh rasanya senenggg banget ketemu Mbak Yo dan yang lainnya. Obrolannya beneran seru banget. Waktu itu Mbak Yo sempat bilang, katanya 5cm, makanya paling menjulang diantara kami2 ini. Mbak Yo aslinya sudah tinggi gitu. Mudah2an suatu saat bisa ketemuan sama kamu juga ya Mikan πŸ™‚ entah dibelahan dunia sebelah mana ^^

      1. Eeehh aku dah balas komen mb Yo sebelum baca komenmu. Ternyata senada! Ammiin….Eropa belum selesai kami jelajah klo ada rejeki mau menyelesaikan parts yg blm dikunjungi dan biasanya mampir ke Bld krn banyak sodara dan adekku. Nanti kopdar kita yaa…pada saat waktunya tiba πŸ™‚

    2. Ha….ha…Mikan inget aja. Hari itu aku pake laced pumps pake 5 cm dan tebel karena untuk dipake jalan-jalan. I hope we could meet some day.

      1. Habis klo aku liat di foto-foto mbak Yo aslinya dah tinggi waah masih demen pake heels pasti menjulang deh. Cocok deh ma crowdnya yang naturally tinggi. Aku tenggelam mbak klo jalan di Belanda. Most definitely mbak!!!

    1. Next musti ikut ya Pat kalau ada lagi πŸ™‚ Diusahakan Sabtu deh ^^. Indah yang menawarkan diri jadi volunteer buat motret, naluri seorang fotografer kayaknya haha

    1. Meet up pertama dengan blogger sejak punya blog, menyenangkan ya memang puji ketemu kenalan baru πŸ™‚

Thank you for your comment(s)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.