Isi Kulkas

Tiba-tiba terpikir untuk membuat tulisan tentang isi kulkas. Kali ini yang akan saya bahas spesifik tentang kulkas, bukan Freezer, karena letak Freezer kami terpisah dari kulkas. Bentuknya pun tidak besar, kulkas satu pintu, 4 tingkat ditambah satu kotak khusus buah (paling bawah). Bukan bercerita secara detail sambil mencantumkan foto isi kulkas ya, cuma mendeskripsikan tentang apa saja penghuni tetap yang ada dalam kulkas di rumah kami. Belanja yang kami lakukan seminggu sekali. Walaupun letak rumah kami tidak jauh dari supermarket, toko (memang menyebutnya toko, yang dijual kebanyakan bahan-bahan makanan dan makanan dari Indonesia), dan penjual daging halal, belanja besar yang kami lakukan seminggu satu kali. Biasanya jumat sore kalau suami pulang kerja. Sebagai gambaran, kami cukup berjalan kaki selama 10 menit untuk menuju pusat perbelanjaan tersebut yang di sini disebutnya winkel centrum.

Sejak dulu, saya sudah terbiasa mencatat dulu apa saja yang perlu dibeli sebelum pergi berbelanja. Jadi setiap jumat pagi, saya selalu membersihkan kulkas sambil ngecek bahan apa saja yang masih tersedia dan masih layak simpan dan bahan apa saja yang sudah harus dibuang. Biasanya tidak banyak bahan yang terbuang karena kami kalau belanja menyesuaikan dengan banyaknya konsumsi tiap minggu. Jadi kegiatan membersihkan kulkas saya lakukan seminggu sekali. Keuntungannya mencatat dulu sebelum berbelanja selain lebih hemat waktu, juga sambil mempersiapkan menu apa yang akan dimasak selama seminggu ke depan dan mau makan apa saja selama seminggu itu.

Selain berbelanja ke Supermarket lokal, setiap dua minggu sekali saya juga berbelanja ke toko Asia dan terkadang kalau cuaca bagus saya juga sempatkan ke pasar tradisional yang ada di Den Haag.  Ada bahan makanan wajib yang harus ada di kulkas yaitu tahu, tempe, dan Choy Sam. Kami serumah jarang mengkonsumsi daging dan ayam. Lebih sering makan tahu, tempe, dan ikan. Kalau ada rencana untuk memasak makanan menggunakan ayam atau daging, biasanya sehari sebelumnya saya beli di penjual daging halal yang dekat rumah. Untuk daging dan ayam, jarang sekali saya nyetok di freezer. Lebih banyak nyetok cabe haha.

Nah di bawah ini saya kategorikan menjadi 3 apa saja yang selalu ada di kulkas. Yang saya tuliskan ini yang pasti kami beli setiap minggunya. Seringnya ada tambahan-tambahan, tergantung menu yang akan saya masak minggu depannya.

Sayuran :

  • Timun
  • Tomat
  • Wortel
  • Terong
  • Brokoli
  • Rucola
  • Alpukat
  • Choy Sam (semacam Phok Choy)
  • Bayam merah
  • Beet (saya sedang mengkonsumsi beet tiap hari)

Buah :

Kalau buah biasanya menyesuaikan dengan musim (misalnya sekarang sedang musim kesemek). Ada juga buah yang setiap hari pasti ada tapi tidak disimpan di kulkas yaitu pisang. Setiap pagi kami pasti makan pisang ditambah satu atau dua jenis buah lainnya. Setiap pagi kami memang makannya buah saja.

  • Apel
  • Pepaya
  • Kesemek (di sini nyebutnya Khaki)
  • Mangga
  • Anggur
  • Strawberry
  • Jeruk

Lain – lain yang pasti ada di kulkas :

  • Tahu
  • Tempe

Tahu dan Tempe wajib ada di kulkas karena semuanya suka makan tahu tempe. Dibanding daging dan ayam yang saya beli kalau butuh saja, maka tahu dan tempe wajib ada di kulkas.

  • Margarin
  • Susu Soya (buat saya). Di rumah sementara ini tidak ada yang konsumsi susu sapi.
  • Keju (ada 4 macam jenis keju. Keju untuk camilan, keju dimakan dengan roti, keju dimakan bersama salad, dan keju untuk masak pasta)
  • Telur rebus
  • Yoghurt 2 jenis yang 0% lemak dan 5% lemak
  • Ikan (macam salmon asap)
  • Nasi (Ya, saya masak nasi cuma dua kali dalam seminggu. Kalau nasi sudah matang dan dingin, saya taruh wadah lalu simpan di kulkas. Kalau mau makan, tinggal panasin di microwave. Ini ajaran suami dan ternyata memang efektif juga)
  • Makanan yang saya masak pasti ada lebihnya, maka saya simpan di kulkas. Jadi saya tidak setiap hari masak. Kalau sudah habis, baru masak yang baru.
  • Sawi asin (beli di toko Oriental. Saya suka sekali makan sawi asin dengan sambal petis ikan)
  • Pannenkoeken atau pancake. Saya malas membuat dari adonan dasar, lebih sering beli jadi.
  • Augurk (acarnya orang Belanda. Terbuat dari timun kecil. Saya sedang suka ngemil ini, makanya harus ada di kulkas)

Ada bahan makanan lainnya yang pasti ada tapi tidak tersimpan di kulkas adalah : Roti. Kalau ada yang bertanya kok saya tidak menyimpan cabe (sebagai orang Indonesia rasanya kan ga afdol ya kalau tidak menyimpan cabe haha). Tenang, cabe selalu ada tapi saya taruh di Freezer. Saya jarang membuat sambal banyak trus stok di kulkas. Seringnya saya membuat sambal dadakan. Makanya di kulkas tidak ada stok sambal.

Saya tidak menerapkan prep meal ya karena saya masak tidak tiap hari. Suami kalau makan siang sejak beberapa bulan ini di kantin kantor, Jadi kalau masakan saya habis persediaannya di kulkas, saya baru masak yang baru. Hanya sabtu dan minggu saya masak untuk semua (termasuk suami). Itupun kalau tidak ada undangan ke luar atau tidak ada rencana makan di luar. Masakan akhir pekan biasanya yang mudah – mudah saja seperti sup, lodeh, soto, atau rawon. Akhir pekan minggu lalu saya memasak sup labu kuning. Semua pasti makannya super lahap kalau saya buat sup ini

Sup Labu Kuning
Sup Labu Kuning

Nah begitulah gambaran tentang isi kulkas di rumah kami. Kalau kalian, bahan apa saja yang pasti selalu ada di kulkas dan kalau belanja bahan makanan, berapa waktu sekali dan lebih sering belanja di mana?

-Nootdorp, 14 November 2018-

13 thoughts on “Isi Kulkas

  1. Wah sama mbak aku pikir aku doang yg suka masak sekaligus banyak buat 3-4 hari dan baru masak lagi kalo udah abis. Kalo belanja juga sama kayak mbaknya, seminggu sekali terutama fresh food. Yg pasti ada di kulkas telor, susu sapi segar (suami suka makan dengan weetbix atau buat campuran espressonya), margarin dan aneka jam (buat suami), keju (ada yg buat dicamil sama yang dimasak), aneka cabe2an (cabe rawit merah/ijo, sambal bakso&sambal balado merk cap Ibu), aneka saus (mayo, thousand island, seafood sauce, tartar, mustard selalu ada karna suami kalo makan apa2 mesti ada cocolannya). Kalo di luar kulkas yg pasti nyetok roti, weetbix, pisang, apel, sama indomie. Yang lain2 mengikuti kebutuhan dan menu yang mau dimasak

  2. Karena kami masih “ngontrak”, kulkas kami nggak gede dan nggak bisa nyetok banyak2. Jadi aku harus belanja bisa sampe 2x seminggu kalau lagi rajin masak. Tapi untungnya supermarket deket kok dan jadwalku kan masih fleksibel. Yang wajib ada di kulkas tuh susu, telor, mentega sama 1 jenis buah… terus kalau di pantry pasti ada roti dan sereal. Penyelamat kalau kelaparan dan belum sempet belanja, minimal bisa bikin sereal sama sandwich telor buat ganjel hehehe

    1. Telor itu memang penyelamat ya. Asal ada telor aja, rasanya hati tentram haha. Makasih Chris sudah berbagi cerita isi kulkasmu

  3. Yg selalu ada di kulkas, timun, ijsberg Sla, tomat, susu, tahu, berbagai macam belg buat isi roti si kembar di sekolah ama minuman pakjes pas istirahat kedua, istirahat pertama mereka langganan susu di sekolah.
    Belanja seminggu sekali pas hari jumat, tapi tiap dua hari sekali tetap ke supermarket buat beli roti dan susu.

    1. Wah terima kasih Yang sudah berbagi isi kulkasnya. Hampir mirip2 🙂
      Oh iya bener, kalau roti habis juga langsung beli. Tapi seringnya seminggu baru habis :)))

  4. Bukannya di Belanda harga ikan lebih mahal dr daging ayam? Dulu aku tinggal di Best, nggak tau jalan.. belanjanya di Plus. Kadang ke Oriental jg. Tapi jarang. Hehe. Biasanya aku stok wortel, paksoi, brokoli, telur, daging ayam, susu, tahu. Cabe belanda aku nggak tahan pedasnya.

    1. Apakah aku menyebutkan tentang mahalnya ya di postingan? Karena aku menuliskan kami jarang mengkonsumsi daging dan ayam, lebih sering mengkonsumsi ikan. Alasannya karena preferensi saja. Kami serumah lebih suka makan ikan dibandingkan daging dan ayam. Kalau aku sedang ke pasar tradisional, langsung beli ikan yang banyak dan stok di freezer. Harga ikannya lebih murah.
      Oh belanja di Plus ya, aku malah belum pernah masuk sama sekali hehe. Kami belanjanya di AH atau sesekali di Jumbo.
      Thanks ya sudah berbagi cerita isi kulkasnya. Cabe rawit kita rasanya lebih juara dibandingkan cabe Belanda

  5. Makanan yang pasti ada di kulkas, telur dan cabe. Kalo di luar kulkas, bawang merah dan bawang putih 😀

    Belanja setiap seminggu sekali Mba, lalu belinya biasanya di supermarket Giant atau Pujasari (supermarket jadul deket rumah).

    1. Haha telur dan cabe memang penunggu kulkas sejati ya malam2 laper trus bikin dadar telur pedes makan pake nasi anget *haduh kok malah ngomongin makanan
      Thanks Ji sudah berbagi cerita kulkasnya

  6. biasanya stok ayam,daging,ikan selalu ada dikulkas mba(dibagian freezeernya), buah2an wajib ada biasanya pepaya, buah naga, melon, kalau kayak kemarin musim mangga, pasti ada mangga terus tp hari, Sayuran belanja dadakan ditukang sayur, sementara daging,ikan,ayam biasanya ke Pasar Tradisional..itu sup labu kuning menggoda sekali, tempe tahu biasanya selalu ada gak pernah absen…

    1. Oh Freezernya nyatu sama kulkas ya Mbak. Seperti kulkas pada umumnya ya (punya orantua saya juga gitu).
      Aduh, aku kangen makan buah naga. Di sini jarang banget bisa nemu, kalau ada pun harganya melambung
      Makasih Mbak sudah berbagi cerita ttg isi kulkas. Sop labu itu gampang bikinnya. Tinggal blender haha.

  7. Aku juga, belanja besar itu sabtu atau minggu. 2 hari itu waktunya bikin stock seminggu ke depan. juga kudu bikin stock lauk yang bisa dipake buat bekal maksi anak2 cowok plus emaknya.
    kalau bahan yang wajib ada di kulkas itu tahu tempe, cabe sama sayur sop2an (multi fungsi soale, bikin sop, mi/bihun goreng, capjay, bahan dasarnya kan hampir sama :)). ayam sama ikan bergantian mengisi freezer, tergantung mood yang blanja, hihihihi

    1. Oh iya bener Mbak, bikin stok2 makanan itu memang menghemat waktu. Aku dulu rajin, sekarang nggak haha.
      Bener hahah sayur nya sop itu multifungsi. Thanks Mbak sudah berbagi cerita ttg kulkas.

Thank you for your comment(s)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.