Catatan Perjalanan – Bali

Sebulan sebelum menikah, saya bertanya ke Mas E apakah setelah menikah mau jalan-jalan atau mau langsung kembali ke Belanda. Ternyata Mas E mendapat cuti selama 5 minggu dari kantor. Wah, senang sekali! Dia maunya sebulan jalan-jalan dari Bali sampai Bandung. Dia mempercayakan semua pada saya untuk mengatur mekanismenya. Terserah mau dibuat ala backpacker apa ala koper. Karena saya tidak terbiasa jalan-jalan dengan budget mahal, akhirnya saya mengatur ala backpacker. Yang pada akhirnya nanti praktek dilapangan kombinasi antara keduanya. Rute bulan madu kami adalah : Bali-Jember-Surabaya-Jogjakarta-Solo-Semarang-Jepara-Karimunjawa-Jakarta-Bandung-Surabaya-Situbondo-Bromo dari tanggal 11 Agustus 2014 sampai 7 September 2014. Mas E ingin lebih mengenal Indonesia, termasuk mengenal budaya dan masyarakatnya. Jadi bulan madu ini ada misi khusus selain memperkenalkan tempat wisata juga memperkenalkan ragam kuliner Indonesia.

Tasnya sudah mantap banget-semacam meyakinkan ala backpacker-
Tasnya sudah mantap banget -semacam meyakinkan ala backpacker

BALI

Mas E belum pernah ke Bali. Jadi dia sangat antusias pergi ke pulau Dewata. Sebelumnya Mas E sudah mencari info tempat-tempat mana saja yang ingin dikunjungi. Kami menggunakan jasa Wonderful Menjangan untuk mengatur rute perjalanan selama kami di Bali. Mereka sangat kooperatif dan fleksibel. Terima kasih Pak Rico yang menemani kami selama 4 hari 12-15 Agustus 2014. Tempat-tempat yang kami datangi tentu saja lokasi turis seperti Bedugul, Ubud, Tanah Lot, Sanur, Tampak Siring, GWK, Pantai Balangan, Kecak di Uluwatu, Jimbaran, Pantai Pendawa, Snorkeling satu hari di Pulau Menjangan.

Sangat direkomendasikan untuk mengeksplor keindahan bawah laut Pulau Menjangan yang merupakan wall diving terbaik di Bali. Taman laut dengan visibility yang baik dan kaya akan biota laut penuh warna. Mas E sangat senang snorkeling disini. Dia sangat terkagum-kagum dengan keindahan biota lautnya. Snorkeling di dua spot sampai musti diingatkan untuk mentas. Sepanjang perjalanan pulang perjalan kembali ke Denpasar yang memakan waktu sekitar 3 jam, tidak berhenti Mas E bercerita tentang keindahan bawah laut Pulau Menjangan. Suami senang, Istri bahagia 🙂

Dibawah ini beberapa foto dari beberapa tempat yang kami kunjungi :

Sunset di Uluwatu
Sunset di Uluwatu
Kecak,  Uluwatu
Kecak, Uluwatu

 

Bercengkrama
Bercengkrama

 

DSC_0032 (2)
Pantai Pandawa, Bali

Pantai Pandawa, Bali. Disini pengunjung diperbolehkan berenang karena ombak tidak tinggi. Banyak sekali wisatawan domestik

Pantai Pandawa, Bali. Disini pengunjung diperbolehkan berenang karena ombak tidak tinggi. Banyak sekali wisatawan domestik

Tanah Lot, Bali
Tanah Lot, Bali
Pantai Balangan, Bali. Disisi satunya ombak sangat tinggi. Tempat para surfer, Wisatawan domestik hampir tidak terlihat.
Pantai Balangan, Bali. Disisi satunya ombak sangat tinggi. Tempat para surfer, Wisatawan domestik hampir tidak terlihat.
Garuda Wisnu Kencana, Bali
Garuda Wisnu Kencana, Bali
Garuda Wisnu Kencana, Bali
Garuda Wisnu Kencana, Bali
Pulau Menjangan, Bali
Pulau Menjangan, Bali
Pulau Menjangan Bali
Pulau Menjangan Bali
Snorkeling Pulau Menjangan, Bali
Snorkeling Pulau Menjangan, Bali

 

-Surabaya, 8 November 2014-

17 thoughts on “Catatan Perjalanan – Bali

    1. Terima Kasih Siti ^^. Pengen berbagi cerita pas acara jalan-jalan sama suami sepanjang Bali-Jawa. Sekalian mempromosikan tempat-tempat wisata. Siapa tahu ada yang memerlukan info hehehe…. Ayuukk segera posting. Aku juga pengen lihat foto-foto seru 🙂

  1. Deny = Luar Biasa
    Nanti kalo sudah ada si kecil Ema tak suruh main ke tempatmu di Belanda.
    Semoga Tuhan selalu menyertai setiap langkah perjalanan kehidupan kalian.

    1. Hai Pak Mar… Wah, mampir juga yaa untuk baca blogku dan Mas Ewald :). Amieenn, thanks Pak. Insya Allah akan segera bertemu Ema kalau aku sudah disana ^^. Jerman Belanda ga terlalu jauh

    1. Iyaa.. seru banget. Sebulan penuh kelayapan. Kalo yang di Bali ga ada kejadian seru soalnya ikutan travel. Jadi aman-aman saja. Tapi kota2 selanjutnya bener-bener ngebolang. Ngajarin suami segala macam tentang Indonesia 🙂

    1. Terima kasih 🙂 Iya bawah lautnya memang jernih sekali. Jarak pandang jauh karena air yang jernih. Wisatawan domestik masih jarang kesini, banyakan bule. mungkin karena itu ya jadi masih bersih. Tidak ada sampah berserakan di laut. Karena itu juga berpengaruh sama visibility

        1. Kalo dikatakan mahal menurutku masih standard dibandingkan dengan yang belanja di mall2 gitu Nel hehehe. Ga mahal lho aku ikutan paket tur ini. Berdua sehari penuh all in ga sampai sejuta. Wisatawan domestik yang kesini hanya yang bener-bener yang suka snorkeling dan diving karena spotnya memang bagus. Sedangkan wisatawan mancanegara serombongan satu keluarga, bahkan anaknya yang balita juga ikutan nyemplung di laut. Salut deh. Dan pulau ini memang masih sepi gitu. Ga terlalu terekspos

    1. Aduuhhh terima kasiih banget dipuji 🙂 melambung kejedot langit2 rumah akuu hehehe. bulan madu 3 bulan lalu hehehe… setelah ini ada beberapa kota yang dikunjungi lagi ^^. Amiinn buat doanya. Doa yang sama buat kamu ya Emmy 🙂

    1. Terima kasiihhh ^^. Ini bulan madu 3 bulan lalu. Baru sempet naruh di blog hehehe. Emang, Bali ga pernah ada matinya 🙂

Thank you for your comment(s)